Showing posts with label Religion/Agama. Show all posts
Showing posts with label Religion/Agama. Show all posts

Saturday, March 26, 2011

Misteri Leluhur Bangsa Jawa

Misteri Leluhur Bangsa Jawa
(Terdapat Kedekatan Fakta antara Ajaran Islam dan Hindu)


Di dalam Mitologi Jawa diceritakan bahwa salah satu leluhur Bangsa Sunda (Jawa) adalah Batara Brahma atau Sri Maharaja Sunda, yang bermukim di Gunung Mahera. Selain itu, nama Batara Brahma, juga terdapat di dalam Silsilah Babad Tanah Jawi. Di dalam Silsilah itu, bermula dari Nabi Adam yang berputera Nabi Syits, kemudian Nabi Syits menurunkan Sang Hyang Nur Cahya, yang menurunkan Sang Hyang Nur Rasa. Sang Hyang Nur Rasa kemudian menurunkan Sang Hyang Wenang, yang menurunkan Sang Hyang Tunggal. Dan Sang Hyang Tunggal, kemudian menurunkan Batara Guru, yang menurunkan Batara Brahma.

Berdasarkan pemahaman dari naskah-naskah kuno bangsa Jawa, Batara Brahma merupakan leluhur dari raja-raja di tanah Jawa.

- Bani Jawi Keturunan Nabi Ibrahim

Di dalam Kitab 'al-Kamil fi al-Tarikh' tulisan Ibnu Athir, menyatakan bahwa Bani Jawi (yang di dalamnya termasuk Bangsa Sunda, Jawa, Melayu Sumatera, Bugis... dsb), adalah keturunan Nabi Ibrahim.

Bani Jawi sebagai keturunan Nabi Ibrahim, semakin nyata, ketika baru-baru ini, dari penelitian seorang Profesor Universiti Kebangsaaan Malaysia (UKM), diperoleh data bahwa, di dalam darah DNA Melayu, terdapat 27% Variant Mediterranaen (merupakan DNA bangsa-bangsa EURO-Semitik).

Variant Mediterranaen sendiri terdapat juga di dalam DNA keturunan Nabi Ibrahim yang lain, seperti pada bangsa Arab dan Bani Israil.

Sekilas dari beberapa pernyataan di atas, sepertinya terdapat perbedaan yang sangat mendasar. Akan tetapi, setelah melalui penyelusuran yang lebih mendalam, diperoleh fakta, bahwa Brahma yang terdapat di dalam Metologi Jawa indentik dengan Nabi Ibrahim.

- Brahma adalah Nabi Ibrahim

Mitos atau Legenda, terkadang merupakan peristiwa sejarah. Akan tetapi, peristiwa tersebut menjadi kabur, ketika kejadiannya di lebih-lebihkan dari kenyataan yang ada.

Mitos Brahma sebagai leluhur bangsa-bangsa di Nusantara, boleh jadi merupakan peristiwa sejarah, yakni mengenai kedatangan Nabi Ibrahim untuk berdakwah, dimana kemudian beliau beristeri Siti Qanturah (Qatura/Keturah), yang kelak akan menjadi leluhur Bani Jawi (Melayu Deutro).

Dan kita telah sama pahami bahwa, Nabi Ibrahim berasal dari bangsa 'Ibriyah, kata 'Ibriyah berasal dari 'ain, ba, ra atau 'abara yang berarti menyeberang. Nama Ibra-him (alif ba ra-ha ya mim), merupakan asal dari nama Brahma (ba ra-ha mim).



Beberapa fakta yang menunjukkan bahwa Brahma yang terdapat di dalam Mitologi Jawa adalah Nabi Ibrahim, di antaranya :

1. Nabi Ibrahim memiliki isteri bernama Sara, sementara Brahma pasangannya bernama Saraswati.

2. Nabi Ibrahim hampir mengorbankan anak sulungnya yang bernama Ismail, sementara Brahma terhadap anak sulungnya yang bernama Atharva (Muhammad in Parsi, Hindoo and Buddhist, tulisan A.H. Vidyarthi dan U. Ali)...

3. Brahma adalah perlambang Monotheisme, yaitu keyakinan kepada Tuhan Yang Esa (Brahman), sementara Nabi Ibrahim adalah Rasul yang mengajarkan ke-ESA-an ALLAH.


- Bukti-bukti Ajaran Monotheisme di dalam Kitab Veda, antara lain :

Yajurveda Ch. 32 V. 3 menyatakan bahwa tidak ada rupa bagi Tuhan, Dia tidak pernah dilahirkan, Dia yg berhak disembah

Yajurveda Ch. 40 V. 8 menyatakan bahwa Tuhan tidak berbentuk dan dia suci

Atharvaveda Bk. 20 Hymn 58 V. 3 menyatakan bahwa sungguh Tuhan itu Maha Besar

Yajurveda Ch. 32 V. 3 menyatakan bahwa tidak ada rupa bagi Tuhan

Rigveda Bk. 1 Hymn 1 V. 1 menyebutkan : kami tidak menyembah kecuali Tuhan yg satu

Rigveda Bk. 6 Hymn 45 V. 6 menyebutkan “sembahlah Dia saja, Tuhan yang sesungguhnya”

Dalam Brahama Sutra disebutkan : “Hanya ada satu Tuhan, tidak ada yg kedua. Tuhan tidak berbilang sama sekali”.

Ajaran Monotheisme di dalam Veda, pada mulanya berasal dari Brahma (Nabi Ibrahim). Jadi makna awal dari Brahma bukanlah Pencipta, melainkan pembawa ajaran dari yang Maha Pencipta.

Nabi Ibrahim mendirikan Baitullah (Ka'bah) di Bakkah (Makkah), sementara Brahma membangun rumah Tuhan, agar Tuhan di ingat di sana (Muhammad in Parsi, Hindoo and Buddhist, tulisan A.H. Vidyarthi dan U. Ali).

Bahkan secara rinci, kitab Veda menceritakan tentang bangunan tersebut :

Tempat kediaman malaikat ini, mempunyai delapan putaran dan sembilan pintu... (Atharva Veda 10:2:31)

Kitab Veda memberi gambaran sebenarnya tentang Ka'bah yang didirikan Nabi Ibrahim.

Makna delapan putaran adalah delapan garis alami yang mengitari wilayah Bakkah, diantara perbukitan, yaitu Jabl Khalij, Jabl Kaikan, Jabl Hindi, Jabl Lala, Jabl Kada, Jabl Hadida, Jabl Abi Qabes dan Jabl Umar.

Sementara sembilan pintu terdiri dari : Bab Ibrahim, Bab al Vida, Bab al Safa, Bab Ali, Bab Abbas, Bab al Nabi, Bab al Salam, Bab al Ziarat dan Bab al Haram.

- Monotheisme Ibrahim

Peninggalan Nabi Ibrahim, sebagai Rasul pembawa ajaran Monotheisme, jejaknya masih dapat terlihat pada keyakinan suku Jawa, yang merupakan suku terbesar dari Bani Jawi.

Suku Jawa sudah sejak dahulu, mereka menganut monotheisme, seperti keyakinan adanya Sang Hyang Widhi atau Sangkan Paraning Dumadi.

Selain suku Jawa, pemahaman monotheisme juga terdapat di dalam masyarakat Sunda Kuno. Hal ini bisa kita jumpai pada Keyakinan Sunda Wiwitan. Mereka meyakini adanya 'Allah Yang Maha Kuasa', yang dilambangkan dengan ucapan bahasa 'Nu Ngersakeun' atau disebut juga 'Sang Hyang Keresa'.

Dengan demikian, adalah sangat wajar jika kemudian mayoritas Bani Jawi (khususnya masyarakat Jawa) menerima Islam sebagai keyakinannya. Karena pada hakekatnya, Islam adalah penyempurna dari ajaran Monotheisme (Tauhid) yang di bawa oleh leluhurnya Nabi Ibrahim.



Source


http://blog.wahyu-winoto.com/2010/08/misteri-leluhur-bangsa-jawa.html

Thursday, March 24, 2011

Sarjana Yahudi Bongkar Kepalsuan "Sejarah Jahanam" Zionis

Dasar pendirian negara Israel berawal dari kata-kata Nabi Musa dalam ‘kitab Perjanjian Lama’, bahwa Tuhan “menganugerahkan” tanah Israel untuk orang-orang Yahudi dan tanah tersebut akan menjadi milik mereka untuk selama-lamanya.

Kemudian ada cerita mengenai persebaran kaum Yahudi/Diaspora – setelah kaum Yahudi memberontak kepada pasukan Romawi pada abad pertama dan kedua, kaum Yahudi kemudian “diasingkan” dari tanah Israel dan kemudian menyebar di masyarakat Eropa, menjalani “kehidupan tersiksa”, dan akhirnya “disapu bersih” dalam “Holocaust” oleh Nazi Jerman.

Setelah berabad-abad berdoa agar dapat kembali ke Israel, kaum Yahudi mampu mencapai tujuannya usai mengalahkan pasukan Arab di Palestina dan mendirikan Israel pada tahun 1948. Kisah ini adalah elemen tunggal dan pendukung utama bagi berdirinya negara Israel sebagai negara Yahudi.

Namun, sebuah buku yang ditulis oleh sarjana Israel, Shlomo Sand, meruntuhkan segala klaim bangsa Israel tersebut. Shlomo memaparkan bahwa peristiwa Diaspora dengan bangsa Romawi tidak pernah ada, atau salah dipahami.

Dalam bukunya yang berjudul “Kapan dan Bagaimana Bangsa Yahudi Berdiri?”, Dr. Sand, seorang pakar sejarah Eropa di Universitas Tel Aviv, menyatakan bahwa peristiwa Diaspora hanya mitos belaka – bahwa kaum Yahudi sama sekali tidak pernah diasingkan secara massal dari “Tanah Suci” dan bahwa populasi Yahudi yang ada di Eropa berasal dari orang-orang Eropa yang kemudian berpindah keyakinan berabad-abad kemudian.

Berikutnya, banyak orang-orang Israel saat ini yang nenek moyangnya pindah dari Eropa pada masa Perang Dunia II, hanya memiliki sedikit – atau bahkan tidak sama sekali – hubungan silsilah dengan tanah yang kini mereka sebut negara Israel. Menurut analisa sejarah Sand, mereka sebenarnya adalah keturunan dari bangsa Eropa yang berpindah keyakinan, khususnya yang berasal dari kerajaan Khazars di Rusia timur, yang berpindah keyakinan menjadi seorang Yahudi pada abad ke-8.

Keturunan dari kerajaan Khazar kemudian terusir dari tanah kelahiran mereka karena invasi dan takluknya kerajaan mereka, setelah bermigrasi mereka kemudian membentuk komunitas Yahudi di Eropa Timur, beber Sand. Sand juga berpandangan bahwa kaum Yahudi Spanyol berasal dari suku Berber – yang berpindah keyakinan –, Afrika utara yang kemudian berpindah ke Eropa.

Cerita Karangan Zionis

Sand sendiri merupakan seorang Yahudi keturunan Eropa yang lahir pada tahun 1946 dari pasangan korban selamat Holocaust di Austria. Sand menyatakan bahwa hingga satu abad yang lalu, kaum Yahudi merasa bahwa diri mereka Yahudi karena memeluk keyakinan yang sama, bukan karena memiliki garis keturunan langsung dari Israel.

Namun, pada permulaan abad ke-20, kaum Yahudi Zionis (gerakan “pulang” ke “tanah asal”) mulai mengunpulkan arsip sejarah nasional untuk menjadi alasan pembenar atas berdirinya negara Yahudi, mereka lalu mengarang cerita bahwa kaum Yahudi adalah orang-orang yang tinggal terpisah dari agamanya sehingga mereka kemudian memiliki “hak” atas tanah yang dikenal dengan nama Palestina.

Kaum Zionis pula yang mengarang cerita bahwa Yahudi yang tinggal di pengasingan berkewajiban untuk kembali ke tanah yang dijanjikan, sebuah konsep yang sebenarnya asing bagi agama Yahudi, kata Sand.
Seperti setiap hal di Timur Tengah, buku baru ini dipenuhi dengan pembahasan keagamaan, sejarah, dan politik. Dalam bukunya, Sand menyatakan bahwa warga Arab Palestina lebih berhak atas tanah yang kini diduduki Israel dibandingkan dengan kaum Yahudi pendatang dari Eropa yang datang ke sana karena perintah Tuhannya.

Namun demikian, Sand juga memiliki teori bahwa banyak kaum Yahudi, yang tetap tinggal di Yudea setelah kehancuran kekaisaran Romawi pada tahun 136 Masehi, pada akhirnya berganti keyakinan menjadi Kristen atau Islam, hal ini berarti bahwa warga Palestina yang kini memenuhi Gaza atau terkonsentrasi di Tepi Barat, mungkin saja merupakan keturunan langsung dari Yahudi era Romawi.

Buku tersebut kontan memantik serangan dari kaum sayap kanan Israel. Kritikan tersebut rata-rata disandarkan pada bukti bahwa Sand adalah pakar sejarah Eropa, bukan sejarah Timur Tengah, sebuah sanggahan yang disadari olehj Sand sendiri.

Sebuah kritikan datang dari Israel Bartal, dekan Fakultas Sastra di Universitas Ibrani, menyerang kemampuan Sand dengan menyebut bahwa tulisan Sand “tidak memiliki dasar”, dia juga tidak setuju dengan tulisan Sand bahwa Diaspora adalah karangan belaka dari kaum Yahudi Zionis untuk menghubung-hubungkan Yahudi yang tersebar di seluruh dunia dengan Israel.

“Tulisan Sand merupakan bagian dari upaya untuk membuat warga Israel melupakan asal-usul mereka dari Yahudi Polandia dan Rusia, atau untuk membuat kisah pengasingan kaum Yahudi terlihat sebagai sebuah cerita karangan.”

Dengan kata lain, Bartal, seperti halnya para pengkritik lainnya, tidak terlalu memperdebatkan klaim sejarah Sand mengenai Diaspora atau asal-usul dari Yahudi Eropa Timur, dia mempertanyakan tulisan Sand bahwa kaum Zionis mengarang sejarah palsu untuk tujuan politis.

“Setelah dipaksa diasingkan dari tanah mereka, orang-orang tetap teguh pada iman mereka dan tidak pernah berhenti berharap dan berdoa untuk bisa kembali ke tanah kelahiran mereka, lalu membangunnya demi kebebasan politik,” bunyi salah satu paragraf pembukaan Deklarasi Kemerdekaan Israel.

Kenyataan dan Mitos

Pada Januari 2009, ketika militer Israel membombardir rakyat Palestina di Gaza untuk “membalas” tembakan roket ke selatan Israel, dunia melihat sebuah serangan membahayakan yang ditujukan kepada orang lain walaupun hanya didasarkan pada mitos sejarah belaka.

Setelah konflik berakhir, dengan sekitar 1.400 korban jiwa dari pihak rakyat Palestina, termasuk banyak anak-anak dan warga sipil, tentara Israel menyelidiki kejahatan perang yang dilakukan oleh pasukannya dan mendengar kesaksian dari tentara Israel bahwa sejumlah Rabbi ekstrimis telah menyamakan invasi tersebut dengan peransg suci.

Pihak tentara mengatakan bahwa para Rabbi memberikan buku-buku kecil dan artikel yang bertuliskan: “Kami adalah bangsa Yahudi. Kami datang ke tanah ini dengan keajaiban. Tuhan membawa kami kembali ke tanah ini, dan sekarang kami harus bertempur untuk mengenyahkan orang-orang non-Yahudi yang mengganggu upaya kami menaklukkan tanah suci.”

Dalam bukunya – dan juga dalam wawancara dengan Haaretz – Sand menentang mitos inti tersebut. Dalam wawancara, dia mengatakan:

“Saya mulai mencari dalam buku-buku penelitian mengenai pengusiran dari tanah suci – sebuah kejadian yang masuk dalam konstitusi sejarah Yahudi, hampir sama dengan Holocaust. Namun saya terkejut ketika menemukan bahwa kejadian ini sama sekali tidak ada dalam buku dan bacaan manapun. Dan hal tersebut karena dari awalnya memang tidak pernah ada pengusiran.

“Tentara Romawi tidak pernah mengusir orang dan mereka tidak bisa melakukan hal tersebut meski mereka mampu melakukannya. Karena memang belum ada kereta api dan truk untuk mengangkut orang, tidak hingga abad ke-20. Berdasarkan hal inilah buku saya ditulis: untuk menyadarkan bahwa kaum Yahudi tidak pernah dibubarkan apalagi sampai diasingkan.”

Pemilik Tanah Yang Sebenarnya

Ketika ditanyakan apakah Sand beranggapan bahwa penghuni sebenarnya dari tanah suci adalah rakyat Palestina, dia menjawab:

“Tidak ada populasi masyarakat yang tetap murni hingga beribu-ribu tahun. Namun rakyat Palestina kemungkinan besar memang merupakan keturunan langsung dari Tanah Suci, kemungkinannya jauh lebih besar dibandingkan dengan orang Yahudi.

“Kaum Zionis generasi pertama, hingga terjadinya revolusi Arab (1936-1939), tahu bahwa tidak pernah ada yang namanya pengusiran, dan bahwa orang-orang Palestina merupakan keturunan langsung dari para pemilik tanah. Mereka juga tahu bahwa petani tidak akan pergi hingga mereka diusir.

“Bahkan Yitzhak Ben-Zvi, presiden kedua Israel, pada tahun 1929 menuliskan bahwa, ‘mayoritas masyarakat petani bukan keturunan dari bangsa Arab penakluk, termasuk para petani Yahudi yang jumlahnya besar.’

Sand memberikan bantahan lebih lanjut bahwa kaum Yahudi memang tidak pernah berbentuk negara, namun merupakan campuran etnis dari orang-orang yang berbeda yang memeluk agama Yahudi dalam periode waktu tertentu. Sand mementahkan argumen para Zionis yang mengatakan bahwa kaum Yahudi merupakan etnis yang berhubungan dan terisolir yang menjadi target pengusiran dari bangsa Romawi.

Walaupun merupakan penguasa yang lalim, bangsa Romawi selalu memberikan kemerdekaan yang besar kepada rakyat jajahannya, termasuk kemerdekaan beragama, berpendapat dan berkelompok.

Ribuan orang Yahudi yang tercatat pernah melayani kekaisaran Romawi, bahkan ada komunitas Yahudi dengan jumlah anggota besar di Roma. Herod the Great, Kaisar Yahudi dari Yerusalem, menurunkan tiga keturuna Yahudi yang mengabdi di senat kota Roma.

Hukum mengenai makanan bagi kaum Yahudi juga dihormati dibawah hukum Romawi, sebagaimana hak untuk tidak bekerja di hari Sabbath. Budak-budak Yahudi – 1.000 orang dibawa oleh Kaisar Titus setelah berhasil emmadamkan pemberontakan Yahudi pada tahun 70 Masehi – dibawa dan kemudian dibebaskan oleh keluarga-keluarga Yahudi yang sudah lama bermukim di Roma.

Setelah pemberontakan Yahudi yang terakhir, pemberontakan Bar Kokhba pada tahun 132-136 Masehi, para sejarawan mengatakan bahwa bangsa Romawi menerapkan sejumlah pembatasan terhadap kaum Yahudi yang masuk Yerusalem, yang akhirnya membuat kawasan lain, seperti Galilee di sebelah utara Palestina menjadi pusat pembelajaran Yahudi. Namun tidak ada bukti pemindahan massal secara paksa terhadap kaum Yahudi.

Sand mengatakan bahwa Diaspora sebenarnya merupakan sebuah mitos Kristen yang menggambarkan kejadian tersebut sebagai bentuk penghukuman terhadap kaum Yahudi karena menolak ajaran Kristen.

Bukti Genetik

Sejauh ini, belum ada buku tandingan terhadap buku tulisan Sand, yang dinobatkan menjadi buku terlaris di Israel dan Eropa – dan akan diluncurkan ke pasar AS dalam tahun ini juga. Namun, sudah ada studi genetik yang berupaya untuk mendemonstrasikan garis keturunan Yahudi Ashkenazi Eropa dengan bangsa Israel.

Dalam sebuah studi genetik yang diadakan oleh Akademi Sains Nasional AS, kromosom Y dari kaum Yahudi Ashkenazi, Roma, Afrika Utara, Kurdi, Timur Dekat, Yemen, dan Ethiopia dibandingkan dengan 16 kelompok non-Yahudi dari lokasi geografis yang berdekatan. Hasilnya ditemukan bahwa walaupun tinggal di berbagai negara yang berbeda dalam waktu lama dan saling terisolir, gen dari kebanyakan populasi Yahudi tidak begitu berbeda satu sama lain.

Sebuah studi genetis yang berjudul “Perjalanan Manusia”, yang dilakukan pada tahun 2002 oleh Dr. Spencer Wells, seorang ahli genetik dari Universitas Stanford, memperlihatkan bahwa semua pria Eropa memiliki penanda gen yang sama dengan kromosom Y pria Timur Tengah.

Hal itu dikarenakan migrasi manusia dimulai dari Afrika lalu bergerak melalui Timur Tengah dan seterusnya, sehingga semua manusia memiliki penanda genetik yang mirip.

Khayalan Menggebu-gebu

Walaupun tidak memiliki bukti ilmiah dan sejarah, skenario Diaspora merupakan sebuah cerita yang dipaksakan, mirip dengan perbedaan penafsiran peristiwa eksodus dari Mesir, yang menjadi tanda tanya besar bagi para sejarawan dan arkeolog dalam beberapa tahun belakangan.

Memang benar bahwa semua bangsa memiliki mitos dan legenda, beberapa diantaranya berdasarkan fakta, sementara lainnya hanya karangan.

Namun, ketika mitos dan legenda dilebih-lebihkan untuk mewujudkan tujuan tertentu, maka hal itu bisa membenarkan ekstrimisme dan kekejaman.

Motif pendirian negara Israel adalah untuk menyediakan tempat peristirahatan bagi kaum Yahudi Eropa setelah Perang Dunia II, namun hal itu berubah menjadi obsesi kesetanan mengenai “hak” Israel untuk menganiaya dan menyiksa rakyat Palestina.


Source


http://www.zonamaya.info/2011/03/sarjana-yahudi-bongkar-kepalsuan.html

Lima Hal Yang Salah Tentang Islam, Yang Banyak Dipercaya Oleh Orang-Orang Amerika

Seorang komentator konservatif baru-baru ini menjadi berita dengan mengklaim 10% dari seluruh dunia Muslim adalah teroris Klaim yang menakjubkan, mengingat jika itu benar ada 150 juta teroris dan jika masing-masing membunuh hanya 40 orang, mereka bisa memusnahkan seluruh kehidupan non-Muslim di bumi.

" Nah, jika ada satu hal yang menjadikan orang-orang berpikir ketika mereka mendengar "Cracked.com" itu "sahabat Islam." Itulah sebabnya kita merasa terdorong untuk mengklarifikasi beberapa kesalahpahaman bagi pembaca kami.

Juga, tidak ada cara untuk artikel ini akan datang kembali untuk menghantui kita dengan cara apapun.

5. Jika Anda adalah seorang wanita Muslim, Anda Harus MEmakai Jubah dan cadar

Bagi jutaan orang di Barat, ketika Anda mengatakan "Islam," citra mental pertama yang muncul di pikiran adalah ini:

[Image: 38399.jpg]
Seorang wanita menutupi kepala sampai kaki dalam burqa.

Sebenarnya, jika Anda tiba-tiba bisa mengumpulkan semua wanita Muslim di planet ini ke dalam satu ruangan raksasa dan harus melemparkan bola kepada seseorang memakai burqa, itu akan mustahil untuk bias menyentuhnya.

But the whole whole hide-them-under-a-veil thing must be pretty big among Muslim communities, otherwise Europe wouldn't be all in in a dither over the things, pushing for bans and whatnot.

Tetapi tabir semuanya menyembunyikan-mereka-di bawah-a-keseluruhan pasti cukup besar antara masyarakat Muslim, dan Eropa jika tidak menjadi gentar atas hal-hal ini, mendorong mereka untuk melarannya

Bagaimanapun, Banyak Orang Amerika berpendapat bahwa Islam membenci perempuan - fakta bahwa Arab Saudi adalah satu-satunya negara di dunia yang benar-benar melarang perempuan dari mengemudi, atau bahwa hanya sebagian besar negara-negara Muslim masih menggunakan hukuman mati oleh rajam sebagai hukuman untuk perzinahan, menurut sebagian besar orang – Amerika membuktikan hal itu benar.

Tapi Sebenarnya ...

Berpikir bahwa semua perempuan muslim harus berpakaian seperti ini ...

[Image: 38419.jpg]

.. Adalah seperti berpikir bahwa semua wanita Kristen harus berpakaian seperti ini:

[Image: 38402.jpg]

. Foto itu berasal dari salah satu dari beberapa sekte Kristen kecil yang mengharuskan perempuan untuk berpakaian seperti itu Little House on Prairie.

Jadi misalnya, di Perancis mereka memiliki sekitar 3 juta perempuan Muslim.Berapa banyak menurut Anda yang mengenakan jilbab?. Karena mereka melakukan penelitian tentang itu. Ketika polisi Prancis memutuskan untuk mencari tahu berapa banyak burqa dan atau niqabs sedang dipakai di negara mereka, mereka menemukan jumlah... 367 .

Bukan 367.000, tetapi 367, jumlah sangat kecil sehingga dari sudut pandang statistik, itu hampir tidak cukup untuk didaftarkan sebagai margin kesalahan.

Adapun seluruh Eropa, angka-angka tersebut bahkan menjadi bencana lebih besar untuk bisnis burqa (misalnya, Belgia memiliki 500.000 Muslim, tapi hanya selusin pasangan mengenakan burqa).

Ya, ada negara Timur Tengah dimana kerudung diwajibkan oleh hukum (yaitu Iran dan Arab Saudi) dan gabungan negara-negara tapi hanya berjumlah kurang dari 5 persen umat Islam dunia.

Sebenarnya ada negara – Negara muslim yang melarang pemakaian cadar dan noqob saat wanita muslim melakukan aktifitas tertentu.

Mereka dapat melakukannya karena memakai cadar tidak diperlukan dalam Islam tapi lebih dari custom, tergantung di mana Anda tinggal dan siapa yang bertanggung jawab.

Berbicara tentang isu ini coba pikirkan: Dari lima negara berpenduduk mayoritas Muslim 4 dari nergara – Negara itu telah memilih perempuan sebagai kepala negara.

Jadi ada kemungkinan yang fantastis pada tahun 2012, Sarah Palin akan berkampanye untuk suatu pencapaian wanita muslim yang pernah dicapai sebelumnya di Negara – Negara mayoritas muslim

[Image: 38405.jpg]
Kami yakin Megawati Sukarnoputri tahu Amerika Serikat tidak memiliki Departemen Hukum .

4. Bapak Pendiri Amerika Serikat Tidak Mau Bertoleransi Pada Islam

Sangat mudah untuk berdiri di atas sabun dan menggertak publik tentang apa yang Anda pikir bahwa Bapak Pendiri akan AS berpikir tentang Atheis, dan multicultural AS, ,

Hal ini setelah Orang – orang Kristen mengutuknya. Mereka pasti tidak akan tahan dengan semua ini dan tidak akan mentoleransi agama-agama teroris.

[Image: 38407.jpg]

Adalah hal yang bagus bahwa sebagian orang Amerika bertahan dengan nilai – nilai kuno leluhur AS, mereka akan mengabaikan hokum untuk melawan hUkum islam dari mengambil alih AS, karena Islam telah menjadi begitu besar..

Tetapi sebenarnya ...

Bahkan jika mereka adalah orang Kristen setia, banyak dari para Bapak Pendiri Amerika memiliki kekaguman yang hebat tentang agama Islam.

Thomas Jefferson, misalnya, belajar sendiri bahasa Arab menggunakan salinan sendiri dari Quran dan menjadi tuan rumah di Gedung Putih pertama saat berbuka selama bulan Ramadhan.

John Adams memuji nabi Islam Muhammad sebagai salah satu Tokoh besar " Pencari kebenaran. "

" Benjamin Rush, yang begitu Kristen ia ingin sebuah Alkitab di setiap sekolah , juga mengatakan dia lebih suka mempertimbangkan untuk menanamkan pendapat Konfusius atau Mohammad " untuk ditanamkan pada generasi muda kita" daripada melihat mereka tumbuh tanpa suatu sistem tentang prinsip-prinsip agama."

Benjamin Franklin pernah mengatakan: "Bahkan jika Mufti Konstantinopel mengirim misionaris untuk berkhotbah tentang agama Islam kepada kami, ia akan mendapatkan tempat di Amerika."

Bahkan George Washington secara pribadi menyambut Muslim untuk datang bekerja untuknya di Gunung Vernon.

Jadi, mengapa semua Bapak Pendiri AS diatas mencintai orang – orang Islam ? Mungkin karena Sultan Mohammed ben Abdallah dari Maroko adalah tokoh dunia pertama yang mengakui kemerdekaan Amerika Serikat dari Inggris pada tahun 1777.

Alasan lain adalah bahwa Bapak Pendiri cukup pintar untuk membedakan antara yang benar-benar teroris dan yang bukan, seperti ditunjukkan dalam Perjanjian Tripoli pada 1797.

" Saat itu di perjanjian ini bahwa AS menyatakan: "Pemerintah Amerika Serikat tidak, dalam arti, didirikan pada Agama Kristen, karena tidaklah memiliki karakter bermusuhan dengan hukum, agama, maupun ketentraman Mussulmen [muslim]. "

3. "Muslim” berarti "Arab"

Ingat bahwa bahwa ada wanita gila dengan rambut Einstein yang menanyakan pada John McCain jika Barack Obama adalah seorang Arab ?

Yah, mari kita menyegarkan ingatan Anda:

[Image: 38410.jpg]

Kami bersedia untuk bertaruh bahwa kemungkinan maksud wanita ini mengatakan "Muslim" tetapi tidak sengaja ia kata "Arab" karena hal yang sama, kan?

Dan bahkan jika Anda tidak di kamp pesta minum teh, di mana Anda yakin "Arab" dan "Muslim" yang dipertukarkan, Anda mungkin telah dioperasikan di bawah asumsi yang sama: bahwa non-Yahudi Timur Tengah adalah orang Muslim dan yang paling Muslim tinggal di Timur Tengah.

Tetapi sebenarnya ...

Hanya sekitar 20 persen dari penduduk dunia Islam adalah Orang Afrika Utara dan Arab.

Sebagai perbandingan, sekitar 22 persen dari penduduk Kristen adaalah orang-orang Afrika , namun ketika seseorang mengatakan "Kristen," anda tidak akan membayang orang – orang negro kan?.Menyamakan "Muslim" dengan "Arab" tidak sepenuhnya benar.

Sementara kita di Barat telah dikondisikan dengan Islam diasosiasikan dengan Timur Tengah, Sebanyak 61,9 persen muslim tidak tinggal di Timur Tengah sama sekali; Muslim sebagian besar bermukim di wilayah Asia-Pasifik .

Indonesia sendiri merupakan rumah bagi lebih dari 200 juta Muslim, dan India dan Bangladesh bersama-sama memiliki kira-kira setengah milyar Muslim.

Sebagai contoh, jika Anda berpikir menjadi orang Arab Anda akan dijamin menjadi Muslim hari ini, hal itu tidak akan terjadi.sebanyak 10 persen populasi dari orang Arab adalah Kristen (lebih dari 14 juta orang)

Itu berarti lebih banyak 1 juta orang dari penduduk Yahudi yang hanya 13 juta

2. Budaya Barat Apakah Jauh Lebih Manusiawi daripada budaya Muslim ?

[Image: 38410.jpg]

Bahkan sebelum terorisme hangat dibicarakan, Islam memiliki reputasi di Barat untuk kekerasan. Itu disinyalir karena islam dengan waktu yang cukup singkat menyebar ke suluruh dunia.

Sebagai contoh, Hinduisme butuh sekitar 1.000 tahun untuk menyebar melalui India, dan Kristen sekitar 400 tahun untuk berkembang dari kultus agama yang teraniaya senbelum menguasai Kekaisaran Romawi,

Islam pergi berkembang hanya dari visi satu orang menjadi kekuatan politik dan agama yang dominan di Tengah Timur dan Afrika Utara hanya dalam waktu sekitar 100 tahun.

Jadi banyak orang telah mencapai kesimpulan bahwa agama yang menyebar seperti api suci pasti dengan satu cara : pedang.

Bahwa untuk mencapai pencapaian yang demkian pesat dalam waktu singkat, orang Islam harus kejam, dan menjadi penakluk yang barbar,

Bahkan sebelum 9 / 11, Anda melihat gambaran ini menjadi budaya populer sepanjang waktu di mata orang barat:

Tetapi sebenarnya ...

Muhammad meletakkan beberapa aturan yang cukup progresif pada peperangan, pada abad pertengahan ketika Muslim berperang melawan orang kristen

Terutama karena Nabi Muhammad mengeluarkan "kode etik yang berbeda untuk para pejuang Islam" yang meliputi:
  1. Tidak membunuh perempuan, anak-anak atau orang tak bersalah - ini termasuk pertapa, biksu atau pemimpin agama lainnya yang dianggap warga sipil;
  2. Tidak membunuh ternak atau hewan lainnya;
  3. Tidak boleh membakar atau perusakan pohon dan kebun, dan
  4. Tidak merusak persediaan air.
Singkatnya Nabi Muhammad ingin pasukannya berperang gigih dengan santun dan beradab.

Tetapi keuntungan terbesar teritorial dibuat setelah kematian Muhammad, kan? Mungkin saat itulah Islam mendapatkan reputasi haus darah nya?

Tidak juga. Penggantinya dikondisikan mengikuti aturan yang ada dan menetapkan mereka sebagai standar untuk tentaranya.

Yang mungkin menjelaskan mengapa tentara Muslim ketika menaklukkan Eropa "menunjukkan tingkat toleransi tingginya, yang membuat negara Kristen banyak mendapat malu," kata seorang ahli.

Plus, mereka membangun berbagai macam bangunan bagus.

Jadi sementara tentara salib Kristen senang melakukan pemenggalan dan melemparkan kepala mereka seperti karung samaph, muslim memiliki kode kehormatan keseluruhan yang seperti saat mereka memberi makan tentara musuh-musuh yang telah dikalahkan .

1. Apakah Islam Terjebak di Abad Kegelapan

[Image: 38420.jpg]

Sesungguhnya ada tiga stereotip negatif besar tentang Islam - membenci perempuan, radikal dan membenci segala jenis kemajuan ilmiah.

Kami telah membahas yang dua diatas, tapi bagaimana Anda berargumentasi terhadap ketiga? pemerintah mereka didasarkan pada teks-teks agama kuno! Dan wabaah apa yang bias di sembuhkan Iran ?

Tetapi sebenarnya ...

Dengan cara yang sama bahwa tidak semua orang Kristen Muda dan Modern, banyak Muslim modern melihat ruang untuk interpretasi dalam Quran.

Bahkan, 45 persen warga Muslim Amerika di salah satu jajak pendapat mengatakan bahwa mereka melihat evolusi sebagai "penjelasan terbaik bagi asal usul kehidupan manusia di Bumi," yang tidak begitu lusuh, mengingat hanya 24 persen dari Kristen evangelis percaya.

Persentase Muslim memeluk penjelasan ilmiah bagi asal usul kehidupan adalah hampir sama dengan Amerika sebagai (48 persen) keseluruhan.

[Image: 38428.jpg]


Dan secara historis, mereka memiliki track record. Sains dan matematika seperti yang kita tahu, tidak akan ada tanpa Islam. Golden Age Islam menyebabkan revolusi di hampir setiap bidang pemikiran manusia, di mana mereka menciptakan aljabar - dan segala sesuatu yang maju ,dari geografi dan eksplorasi bagi seni, arsitektur , filsafat, pengembangan obat-obatan, penataan perkotaan dan kesehatan.

Kaum Muslim benar-benar datang dengan berbagi kecemerlangan ini dan benar-benar mempermalukan kerajaan Kristen Eropa,

[Image: Cordoba_moschee_innen5_dome.jpg]

sejak kekhalifahan Islam diselimuti setiap negara mereka kuasai dengan sekolah, perpustakaan, pekerjaan umum dan paling komprehensif sistem kesejahteraan sosial di planet ini .

Bahkan jika kekhalifahan berhasil menaklukkan seluruh Eropa ,Renaissance Italia akan tidak dibutuhkan .


Source


http://www.zonamaya.info/2011/03/lima-hal-yang-salah-tentang-islam-yang.html

Inilah Fakta Menarik Tentang Islam

Agama Islam bukan hanya agama rasional tapi juga agama unik sehingga banyak menarik perhatian pemeluk agama lain. Nah, berikut ini kita akan sedikit mengulas tentang fakta menarik sekaligus unik yang terjadi dari agama Islam.

Berikut dibawah ini beberapa fakta sejarah maupun fakta ilmiahnya:

[Image: islam.jpg]

1. Nama “Muhammad” adalah nama yang paling populer di seluruh dunia (walaupun salah mahomed..mohammed..dll) dan menempati urutan nomor dua di negara Inggris untuk nama bayi laki-laki ( urutan pertama ditempati oleh nama ‘Jack’ )

2. Albania merupakan negara satu-satunya di benua Eropa yang 90% penduduknya beragama Islam

3. Kata-kata berikut ini diserap dari bahasa Arab : Algebra, Zero, Cotton, Sofa, Rice, Candy, Safron, Balcony, bahkan ‘Alcohol’ juga berasal dari bahasa Arab, Al-Kuhl, yang mempunyai arti bubuk

4. Beberapa ayat di dalam Al-Qur’an menggambarkan pentingnya persamaan hak antara pria dan wanita ( secara perhitungan matematik ). Kata “Pria” dan “Wanita” di dalam Al-Qur’an sama-sama berjumlah 24

5. Tidak ada apa-apa di dalam Ka’bah

6. Islam merupakan agama yang pertumbuhannya paling cepat di dunia menurut banyak sumber, diperkirakan akan menjadi agama nomor 1 pada tahun 2030

7. Umat Hindu percaya bahwa di dalam Ka’Bah ada salah satu dari Tuhan mereka yang bernama ‘Shiva Lingam‘

8. Nabi Muhammad SAW melaksanakan ibadah haji hanya 1 kali dalam hidupnya

9. Jikalau sekarang Al-Qur’an dihancurkan, maka versi arab dari Al-Qur’an akan segera di-recover oleh jutaan muslim, yang disebut Huffaz yang telah menghafalkan kata-kata di dalam Al-Qur’an dari mulai awal sampai dengan akhir ayat.

10. Nama original dari kota suci Madinah adalah “Yasthrib”

11. pemeluk Islam bertambah 2,9% per tahun. Pertumbuhan ini lebih cepat dibandingkan dengan pertumbuhan jumlah penduduk bumi sendiri yang hanya 2,3% per tahun.

12. Berdasarkan data dari Departmen Pertahanan Amerika Serikat. Dari 1,4 juta prajurit di militer Amerika, diperkirakan ada sekitar 3.700 yang beragama Islam ( Muslim ).

13. islam menyebar ke bumi nusantara ketika Nabi Muhammad masi hidup

14. Sebanyak 8 juta orang Muslim yang kini ada di AS dan 20.000 orang AS masuk Islam setiap tahun setelah peristiwa 9/11

15. Jasad Nabi Muhammad pernah ingin dicuri 2 kali, namun kedua2nya gagal dan salah satu yang mencuri dihilangkan oleh Allah dari bumi

16. Jasad Firaun (Ramses II) yang tenggelam di laut merah, Baru ditemukan
oleh arkeolog Giovanni Battista Belzoni tahun 1817. setelah 3000 tahun berada di bawah tanah dan pasir

17. Al Qur’an adalah satu-satunya kitab suci yang bisa dihafal jutaan manusia (Hafidz/penghafal Al Qur’an) sehingga keaslian/kesuciannya selalu terjaga.

18. Jika agama lain bisa punya lebih dari 4 versi kitab suci yang berbeda satu dengan lainnya, maka Al Qur’an hanya ada satu dan tak ada pertentangan di dalamnya:

19. Para astronot telah menemukan bahwa planet Bumi itu mengeluarkan semacam radiasi yang berpusat di kota Mekah, tepatnya berasal dari Ka’Bah. Yang mengejutkan adalah radiasi tersebut bersifat infinite ( tidak berujung ), radiasi tersebut menembus planet mars dan masih berlanjut. peneliti mempercayai bahwa radiasi ini memiliki karakteristik dan menghubungkan antara Ka’Bah di di planet Bumi dengan Ka’bah di alam akhirat.

20. Penelitian lainnya mengungkapkan bahwa batu Hajar Aswad merupakan batu tertua di dunia dan juga bisa mengambang di air.

21. Shalat yang pertama dilakukan oleh Rasulallah Saw menghadap Masjidil Haram adalah shalat Ashar bersama para sahabat, setelah sebelumnya berkiblat ke Masjidil Baitul Maqdis selama enam belas bulan.

22. IBRAHIM adalah “Bapak” dari tiga agama besar, yakni “Judaisme”, “Nasrani”, dan “Islam”.

23. Malaikat tidak terhitung jumlahnya dan hanya Allah yang mengetahuinya.

24. Islam, berarti “submisi” atau “menyerah” kepada satu Tuhan, Allah. “Islam” juga berasal dari kata “salam”, “perdamaian” dan yang kedua dalam arti “berserah diri”. demikian, arti dari “Islam” adalah “kedamaian yang sempurna yang datang bila kita hidup berserah diri kepada Allah”.

25. Rasulullah pernah membelah bulan menjadi 2 bagian, dengan hanya menunjuk bulan dengan jarinya. diabadikan Allah dalam al-Qur’an surah Al-Qamar ayat 1: “Sungguh telah dekat hari qiamat, dan bulan pun telah terbelah.”

26. sebelum Nabi Ibrahim menginjakkan kakinya ke tanah Makkah sudah ada bangunan Ka’bah yang telah dibangun oleh malaikat dan generasi
sebelum Nabi Ibrahim as. Hal itu dapat dipahami dari kata “Yarfa’u” meninggikan berarti meninggikan bangunan yang sudah ada.

27. Aliran sesat di Indonesia dalam rentangan waktu selama 6 tahun saja (2001 – 2006) telah mencapai angka 250 aliran.

28. Rasulullah menyebutkan ada 73 golongan dalam islam, dan hanya 1 yang akan masuk jannah yaitu “Al Jama’ah”.

29. Nabi Muhammad tidak bisa membaca dan tidak bisa menulis, namun ingatannya sangat kuat dan sangat cerdas.

30. kata2 terakhir Nabi Muhammad sebelum wafat adalah “Ummatii … ummatii … ummatii” yang mengungkapkan betapa besar cintanya kepada umatnya.

31. Selama 23 kali perang semasa Rasulullah memimpin, hanya sekali kekalahan yang di derita kaum muslimin, yakni, perang uhud

32. Musa A.S adalah nama yang paling sering disebut dalam Al-Qur’an, sedangkan maryam adalah satu2nya nama perempuan yang disebut dalam Al-Qur’an.

33. Al-Qur’an adalah buku terlaris di benua eropa.

34. Semua anak Nabi Muhammad, yakni, Al-Qasim,Abdullah dan Ibrahim, meninggal kurang lebih pada usia 2 tahun. Allah sengaja memanggil mereka lebih awal agar kaum muslimin tidak mengangkat mereka menjadi rasul yang baru.

35. Imam Ali bin Abi Thalib adalah satu-satunya orang yang pernah lahir di dalam Ka’bah.

36. Hajar Aswad itu diturunkan dari surga, warnanya lebih putih daripada susu, dan dosa-dosa anak cucu Adamlah yang menjadikannya hitam.

37. Al Khowarizmi (matematika), Jabir Ibn Hayyan (kimia), Ibnu Khaldun (sosiologi dan sejarah), Ibnu Sina (kedokteran), Ar Razi (kedokteran), Al Biruni (fisika), Ibnu Batutah (antropologi) adalah contoh dari ratusan cendikiawan muslim yang menjadi rujukan dalam ilmu pengetahuan modern.

38. Hijir Ismail ini dahulu merupakan tempat tinggal Nabi Ismail, disitulah Nabi Ismail tinggal semasa hidupnya dan kemudian menjadi kuburan beliau dan juga ibunya.

39. Maqom Ibrahim bukanlah kuburan Nabi Ibrahim sebagaimana dugaan atau pendapat sebagian orang. Maqom Ibrahim adalah batu pijakan pada saat Nabi Ibrahim membangun Ka’bah.

40. pasukan Salib datang ke Timur ketika Khalifah Bani Abbas berada dalam masa kemunduran. Tak diduga, banyak anggota pasukan Salib tertarik kepada Islam dan kemudian menggabungkan diri dengan pasukan Islam lainnya. Thomas Arnold, dalam Al Da’wah ila Al Islam, menyebutkan bahwa mereka masuk Islam setelah melihat kepahlawanan Salahuddin sebagai cerminan ajaran Islam.


Source


http://www.zonamaya.info/2011/03/inilah-fakta-menarik-tentang-islam.html

Sejarah April Mop, Tragedi Pembantaian Umat Islam Spanyol

Tiap tanggal 1 April, ada saja orang—terutama anak-anak muda—yang merayakan hari tersebut dengan membuat aneka kejutan atau sesuatu keisengan. April Fools Day, demikian orang Barat menyebut hari tanggal 1 April atau lebih popular disebut sebagai ‘April Mop’. Namun tahukah Anda jika perayaan tersebut sesungguhnya berasal dari sejarah pembantaian tentara Salib terhadap Muslim Spanyol yang memang didahului dengan upaya penipuan? Inilah sejarahnya yang disalin kembali sebagiannya dari buku “Valentine Day, Natal, Happy New Year, April Mop, Halloween: So What?” (Rizki Ridyasmara, Pustaka Alkautsar, 2005)

SEJARAH APRIL MOP


Perayaan April Mop yang selalu diakhiri dengan kegembiraan dan kepuasan itu sesungguhnya berawal dari satu tragedi besar yang sangat menyedihkan dan memilukan. April Mop atau The April’s Fool Day berawal dari satu episode sejarah Muslim Spanyol di tahun 1487 atau bertepatan dengan 892 H. Sebelum sampai pada tragedi tersebut, ada baiknya menengok sejarah Spanyol dahulu ketika masih di bawah kekuasaan Islam.

Sejak dibebaskan Islam pada abad ke-8 M oleh Panglima Thariq bin Ziyad, Spanyol berangsur-angsur tumbuh menjadi satu negeri yang makmur. Pasukan Islam tidak saja berhenti di Spanyol, namun terus melakukan pembebasan di negeri-negeri sekitar menuju Perancis. Perancis Selatan dengan mudah bisa dibebaskan. Kota Carcassone, Nimes, Bordeaux, Lyon, Poitou, Tours, dan sebagainya jatuh. Walau sangat kuat, pasukan Islam masih memberikan toleransi kepada suku Goth dan Navaro di daerah sebelah Barat yang berupa pegunungan.

Islam telah menerangi Spanyol. Karena sikap para penguasa Islam begitu baik dan rendah hati, maka banyak orang-orang Spanyol yang kemudian dengan tulus dan ikhlas memeluk Islam. Muslim Spanyol bukan hanya beragama Islam, namun mereka sungguh-sungguh mempraktekkan kehidupan secara Islami. Mereka tidak hanya membaca Al-Qur'an tapi juga bertingkah laku berdasarkan Al-Qur'an. Mereka selalu berkata tidak untuk musik, bir, pergaulan bebas, dan segala hal yang dilarang Islam. Keadaan tenteram seperti itu berlangsung hampir enam abad lamanya.

Selama itu pula kaum kafir yang masih ada di sekeliling Spanyol tanpa kenal lelah terus berupaya membersihkan Islam dari Spanyol, namun mereka selalu gagal. Telah beberapa kali dicoba tapi selalu tidak berhasil. Dikirimlah sejumlah mata-mata untuk mempelajari kelemahan umat Islam di Spanyol. Akhirnya mata-mata itu menemukan cara untuk menaklukkan Islam di Spanyol, yakni pertama-tama harus melemahkan iman mereka dulu dengan jalan serangan pemikiran dan budaya.

Maka mulailah secara diam-diam mereka mengirim alkohol dan rokok secara gratis ke dalam wilayah Spanyol. Musik diperdengarkan untuk membujuk kaum mudanya agar lebih suka bernyanyi dan menari ketimbang baca Qur’an. Mereka juga mengirim sejumlah ulama palsu yang kerjanya meniup-niupkan perpecahan di dalam tubuh umat Islam Spanyol. Lama-kelamaan upaya ini membuahkan hasil.

Akhirnya Spanyol jatuh dan bisa dikuasai pasukan Salib. Penyerangan oleh pasukan Salib benar-benar dilakukan dengan kejam tanpa mengenal peri kemanusiaan. Tidak hanya pasukan Islam yang idbantai, juga penduduk sipil, wanita, anak-anak kecil, orang-orang tua, semuanya dihabisi dengan sadis.

Satu persatu daerah di Spanyol jatuh, Granada adalah daerah terakhir yang ditaklukkan. Penduduk-penduduk Islam di Spanyol (juga disebut orang Moor) terpaksa berlindung di dalam rumah untuk menyelamatkan diri. Tentara-tentara Kristen terus mengejar mereka.

Ketika jalan-jalan sudah sepi, tinggal menyisakan ribuan mayat yang bergelimpangan bermandikan genangan darah, tentara Salib mengetahui bahwa banyak Muslim Granada yang masih bersembunyi di rumah-rumah. Dengan lantang tentara Salib itu meneriakkan pengumuman, bahwa para Muslim Granada bisa keluar dari rumah dengan aman dan diperbolehkan berlayar keluar dari Spanyol dengan membawa barang-barang keperluan mereka. “Kapal-kapal yang akan membawa kalian keluar dari Spanyol sudah kami persiapkan di pelabuhan. Kami menjamin keselamatan kalian jika ingin keluar dari Spanyol, setelah ini maka kami tidak lagi memberikan jaminan!” demikian bujuk tentara Salib.

Orang-orang Islam masih curiga dengan tawaran ini. Beberapa dari orang Islam diperbolehkan melihat sendiri kapal-kapal penumpang yang sudah dipersiapkan di pelabuhan. Setelah benar-benar melihat ada kapal yang sudah dipersiapkan, maka mereka segera bersiap untuk meninggalkan Granada bersama-sama menuju ke kapal-kapal tersebut. Mereka pun bersiap untuk berlayar.

Keesokan harinya, ribuan penduduk Muslim Granada yang keluar dari rumah-rumahnya dengan membawa seluruh barang-barang keperluannya beriringan jalan menuju pelabuhan. Beberapa orang Islam yang tidak mempercayai tentara Salib bertahan dan terus bersembunyi di rumah-rumahnya. Setelah ribuan umat Islam Spanyol berkumpul di pelabuhan, dengan cepat tentara Salib menggeledah rumah-rumah yang telah itinggalkan penghuninya. Lidah api terlihat menjilat-jilat angkasa ketika para tentara Salib itu membakari rumah-rumah tersebut bersama orang-orang Islam yang masih bertahan di dalamnya.

Sedang ribuan umat Islam yang tertahan di pelabuhan hanya bisa terpana ketika tentara Salib juga membakari kapal-kapal yang dikatakan akan mengangkut mereka keluar dari Spanyol. Kapal-kapal itu dengan cepat tenggelam. Ribuan umat Islam tidak bisa berbuat apa-apa karena sama sekali tidak bersenjata. Mereka juga kebanyakan terdiri dari para perempuan dan anak-anaknya yang masih kecil-kecil. Sedang tentara Salib itu telah mengepung mereka dengan pedang terhunus.

Dengan satu teriakan dari pemimpinnya, ribuan tentara Salib itu segera membantai dan menghabisi umat Islam Spanyol tanpa perasaan belas kasihan. Jerit tangis dan takbir membahana. Dengan buas tentara Salib terus membunuhi warga sipil yang sama sekali tidak berdaya.

Seluruh Muslim Spanyol di pelabuhan itu habis dibunuh dengan kejam. Darah menggenang di mana-mana. Laut yang biru telah berubah menjadi merah kehitam-hitaman. Tragedi ini bertepatan dengan tanggal 1 April. Inilah yang kemudian diperingati oleh dunia Kristen setiap tanggal 1 April sebagai April Mop (The Aprils Fool Day).

Bagi umat Islam April Mop tentu merupakan tragedi yang sangat menyedihkan. Hari di mana ribuan saudara-saudaranya seiman disembelih dan dibantai oleh tentara Salib di Granada, Spanyol. Sebab itu, adalah sangat tidak pantas jika ada orang Islam yang ikut-ikutan merayakan tradisi ini. Sebab dengan ikut merayakan April Mop, sesungguhnya orang-orang Islam itu ikut bergembira dan tertawa atas tragedi tersebut. Siapa pun orang Islam yang turut merayakan April Mop, maka ia sesungguhnya tengah merayakan ulang tahun pembunuhan massal ribuan saudara-saudaranya di Granada, Spanyol, beberapa abad silam.


Source


http://www.zonamaya.info/2011/03/sejarah-april-mop-tragedi-pembantaian.html

Alquran Abadikan 22 Sifat Bangsa Israel

[Image: al-quran1.jpg]
Sejarah perjalanan kaum Zionis ini kental dengan perang dan pertumpahan darah di tanah Palestina. Israel menjadi biang kerok konflik di kawasan Arab ini. Meski wilayah dan penduduknya sedikit, anehnya dunia hanya bisa mengutuk keganasan Israel tanpa ada tindakan konkret.

Padahal jelas-jelas agresi terhadap Palestina adalah pelanggaran hak azasi manusia. Israel nyata-nyata menjadi penjahat perang. Namun sayangnya PBB hanya bisa mengeluarkan sederet resolusi tanpa efek, sedangkan negara Arab dan komunitas Muslim dunia pun tidak mampu berbuat banyak layaknya macan ompong.

Jika melihat karakter Israel demikian, sebenarnya tidak perlu heran. Sebab, Allah SWT melalui wahyunya dalam Alquran sudah menggambarkan sifat buruk orang-orang Yahudi yang zalim, membuat kerusakan di muka bumi, dan senang mengobarkan api peperangan dengan bangsa lainnya, terutama kaum Muslimin.

Dalam Alquran sedikitnya disebutkan 22 sifat buruk bangsa Yahudi, yakni:

1. Keras hati dan dzalim (Al-Baqarah:75,91,93,120,145,170; An-Nisa:160; Al-Maidah:41)

2. Kebanyakan fasik dan sedikit beriman kepada Allah SWT (Ali Imran:110; An-Nisa:55)

3. Musuh yang paling bahaya bagi orang-orang Islam (Al-Maidah:82)

4. Amat mengetahui kekuatan dan kelemahan orang-orang Islam seperti mereka mengenal anak mereka sendiri (Al-An’am:20)

5. Mengubah dan memutarbalikkan kebenaran (Al-Baqarah:75,91,101,140,145,211; Ali Imron:71,78; An-Nisa:46; Al-Maidah:41)

6. Menyembunyikan bukti kebenaran (Al-Baqarah:76,101,120,146; Ali Imron:71)

7. Hanya menerima perkara-perkara atau kebenaran yang dapat memenuhi cita rasa atau nafsu mereka (Al-Baqarah:87,101,120,146; Al-Maidah:41)

8. Ingkar dan tidak dapat menerima keterangan dan kebenaran AlQuran (Al-Baqarah:91,99; Ali Imron:70)

9. Memekakkan telinga kepada seruan kebenaran, membisukan diri untuk mengucapkan perkara yang benar, membutakan mata terhadap bukti kebenaran dan tidak menggunakan akal untuk menimbangkan kebenaran (Al-Baqarah:171)

10. Mencampuradukkan yang benar dan yang salah, yang hak dan yang batil (Ali Imran:71)

11. Berpura-pura mendukung orang Islam tetapi apabila ada di belakang orang-orang Islam, mereka mengutuk dengan sekeras-kerasnya (Al-Baqarah:76; Ali Imran:72,119)

12. Hati meraka sudah tertutup akan Islam karena dilaknat oleh Allah SWT yang disebabkan oleh kekufuran mereka sendiri (Al-Baqarah:88,120,145,146)

13. Kuat berpegang pada rasa kebangsaan mereka dan mengatakan bahwa mereka adalah bangsa yang istimewa yang dipilih oleh Tuhan dan menyakini agama yang selain daripada Yahudi adalah salah (Al-Baqarah:94,111,113,120,135,145; Al-Maidah:18)

14. Tidak akan ada kebaikan untuk seluruh manusia jika mereka memimpin (An-Nisa:53)

15. Tidak suka, dengki, iri hati terhadap orang-orang Islam (Al-Baqarah:90,105,109,120)

16. Mencintai kemewahan dan kehidupan dunia, bersifat tamak dan rakus, menginginkan umur yang panjang dan mengejar kesenangan serta takut akan kematian (Al-Baqarah:90,95,96,212)

17. Berkata bohong, mengingkari janji dan melampaui batas (Al-Baqarah:100,246,249 Ali Imran:183,184; An-Nisa:46)

18. Berlindung di balik mulut yang manis dan perkataan yang baik (Al-Baqarah:204,246; Ali Imron:72; An-Nisa:46)

19. Mengada-ada perkara-perkara dusta dan suka kepada perkara-perkara dusta (Ali Imran:24,94,183,184; Al-Maidah:41)

20. Berlaku sombong dan memandang rendah terhadap orang-orang Islam (Al-Baqarah:206,212,247)

21. Tidak amanah dan memakan hak orang lain dengan cara yang salah (Ali Imran:75,76; At-Taubah:34)

22. Selalu melakukan kerusakan dan menganjurkan peperangan (Ali Imran:64)


Source


http://www.zonamaya.info/2011/03/alquran-abadikan-22-sifat-bangsa-israel.html

Hitungan Matematika. Kenapa Yang Nggak Shalat 5 Waktu Itu Sangat Sombong ke Tuhan

Hitungan Matematika, kenapa orang tidak sholat itu sombong kepada Allah:
Di umpamakan jika kita hidup 60 tahun lamanya, Insya Allah. Di dalam 60 tahun, kita hidup sekitar 31,536,000 menit.
Hitungannya: 60 menit x 24(jam) x 365(hari) x 60(tahun) = 31,536,000 menit

Untuk Shalat 5 waktu sampai kita umur 60 tahun, kita perlu:
5 menit x 5 (waktu) x 365(hari) x 49(tahun) = 447,125 menit

Kenapa dikali 49? karena kita diwajibkan sembahyang pada saat umur 12 tahun. Jadi 60 tahun - 11 tahun = 49 Tahun

447,125 dibagi 31,536,000 dikali 100=1.4 %

KITA CUMA DIBUTUHKAN 1.4 % DARI HIDUP KITA UNTUK MENGIKUTI PERINTAH SEMBAHYANG KEPADANYA. Jadi sebenernya kita itu sombong sekali kalo tidak sembahyang 5 waktu.


Source


http://www.unik-menarik-aneh-lucu.co.cc/2010/08/hitungan-matematika-kenapa-yang-nggak.html